Siapa bilang komik kudu ribet? Siapa bilang ngomik itu mahal? Siapa bilang ngomik itu kudu jago gambar? Siaapa?!
Ya, kalo itu si tergantung tujuannya, setiap orang yang ngomik kan punya tujuan yang beda-beda. Jadi itu sangat relatif. Kali ini, admin kaga mau mengekspos komik secara khusus, tapi lebih ke bagaimana sih selama ini admin ngomik? Kalo tujuan artikel ini buat sharing dan pembanding aja, soalnya teknik yang admin pakai pasti bisa berubah seiring dengan perkembangan ngomik admin. Ya sudah lah, kaga usah banyak baca lagi. Cekidot.
Tujuan
Tujuan admin dalam ngomik semata-mata dalam rangka belajar dan mengasah kemampuan ilustrasi, menyampaikan cerita dan ide, dan siapa tahu ini jadi jalan admin ke masa depan. Kalo untuk sejarah bisa di tengok di postingan sebelumnya.
Seputar Cara Ngomik ala Admin
Cara admin ngomik:
1. Brainstorming
Cari ide cerita lewat media apa saja, bisa buku teks, majalah, game, pengalaman, dll. Admin menghindari cari ide dari komik lain, soalnya bisa terpengaruh, jadi hati-hati. Lalu ide-ide tadi dicatat agar tidak menguap begitu saja.
2. Bikin Plot
Selanjutnya adalah bikin plot atau remis cerita yang akan dikomikkan. Ini mirip membuat sinopsis dan kerangka cerita. Lalu, karena admin masih bikin komik seri yg sudah ditentukan jumlah halaman per chapter, jadi ceritanya disesuaikan dengan halaman. Bisa juga sebaliknya, pokoknya ikuti kata hati dan kreatifitas.
3. Storyboard
Setelah cerita jadi, buat storyboard atau sketsa stiap halaman komik. Admin biasanya membuat storyboard setiap halaman lalu langsung dibuat komiknya. Dalam pembuatan storyboard, sense kita dalam angle, efek filmis, dan panelling digunakan dan ditantang untuk membuat komik kita menarik. Ini yang menarik. Biasanya admin membuat storyboard di kertas bekas yang masih bisa dipakai setengahnya, misal kertas pengumuman dari sekolah, kertas soal UKK, halaman komik yg gagal, dll.
4. Pembuatan halaman komik.
Pembuatan halaman komik ini bedasarkan storyboard yang sudah dibuat. Dalam proses admin masih menggunakan cara manual, ini mencakup pencilling dan inking.
Pensilnya admin pake pensil mekanik merk kenko dan isi (lead) biasanya pake kenko juga yg 1500an kalo belum punya duit, pilot, atau fabercastell. Jujur admin belum coba yang fabercastell, nunggu yang pilot habis, hehe. Lead kenko itu murah dan lumayan hasil goresannya, tapi gampang patah jadi agak boros. Kalau pilot terlalu tebal menurut admin, terlalu "empuk" jadi bikin kotor. Kalau fabercastell katanya enak, kaga terlalu tebal, dan awet.
Dalam proses inking, admin pakai drawing pen snowman 10.000an. Ukuran 0.6 untuk garis panel, ukuran 0.3 untuk balon kata, ukuran 0.2 untuk outline objek fokus dalam panel, 0.1 dan 0.05 untuk detil. Kalau mau bikin efek, admin pakai seadanya tergantung kondisi, biasanya yg 0.1-0.3. Kalo blok hitam admin pakai marker snowman permanent yg gede atau yg kecil 2000an.
Untuk kertas admin pakai yg a4 80 gsm, admin belinya 1 ream hasil patungan kedung rezeki.
5. Digital editing
Setelah proses di no.4 selesai, lalu discan oleh D, dan diedit oleh R atau I.
Proses diatas adalah proses inti dalam kedung rezeki. Proses lainnya yang tidak kalah penting adalah review. Hasil review akan menjadi patokan dalam revisi apabila perlu. Setelah proses finishing lewat edit digital, komik dipublish di facebook.
Sebenernya cara diatas masih agak ribet. Soalnya dunia komik amat luas. Dalam komik gambar merupakan media penunjang agar cerita dapat dinikmati. Jadi meskipun gambarnya sederhana jika gambar itu bisa menceritakan makna ceritanya, maka komik itu bisa dikatakan bagus. Jadi komik itu dinilai dari sebanding atau tidaknya penyampaian cerita dengan gambarnya, jadi bukan alat atau teknik apa yang dipakai. Ya itu si opini admin bedasarkan bahan-bahan yang admin baca.
Untuk biaya dan modal, admin menggunakan uang hasil tabungan admin yang kebanyakan berasal dari uang saku. Jadi jangan risau buat yang ingin ngomik tapi harus mikir-mikir dulu soal biaya. Semua media bisa dipakai untuk ngomik.
Salam ngomik :)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar