Tampilkan postingan dengan label sastra. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label sastra. Tampilkan semua postingan

Kamis, 16 Juni 2016

Angin

Wahai angin
Tahukah dikau
Bahwa teduh memancarkan
cahaya redup yang menyusup
di gelas kaca di waktu ashar
Mengalahkan wangi
Aroma cahaya dan bunga melati
Yang pernah berkembang
Liar di tanah hati
Sewaktu musim hujan itu
Kuingat wangi dan intensitas
Dari cahaya terang menerobos
kaca jendela di waktu dhuha
Menyisakan sesak membakar
Yang kelak akan kusyukuri
Bunga yang mati
Di tanah rindu yang menyubur
Tahukah dikau
Wahai angin
Bahwa mati menuntunnya
ke keabadian?
Ia tumbuh dalam sepi
Ia tumbang dalam sepi

Kamis, 26 November 2015

Gurindam

Gurindam ini admin buat waktu ulangan bahasa Indonesia tempo hari dengan tema kritik lingkungan alam. Cekidot..

Gurindam

Di sana bela kemanusiaan
Di sini alam dipertaruhkan

Bukannya tidak bermartabat
Tetapi menyalahi kodrat

Bukankah manusia itu khalifah
Tetapi mengapa Bumi penuh sampah

Seharusnya kita sadar
Bahwa Bumi tempat bersandar

Bukan cuma generasi ini
Bumi untuk anak cucu nanti