Sabtu, 19 September 2015

Absurditas Sebuah Cerita Pembawa Masa Depan

Berikut ini adalah cerita yang dimaksud di beberapa postingan yang lalu. Cerita yg akhirnya menginspirasi komik TIMELINE kami. Cerita ini dibentuk pada 8-13 Juli 2013, saat kami duduk di kelas VIII. Didasari kisah perjalanan 20an km bersepeda mengitari kota suka-suka.

Maaf bila ada kesamaan waktu, tempat, kejadian, dan nama. Hal itu bukanlah kebetulan, tapi sudah digariskan Allah sebelumnya. Cekidot....

D:
then there were come..

"wah... ini terlalu panjang untuk misi kita" kata aku.
"misi inilah saru-satunya jalan untuk kita mendapatkan rute baru" Hani menyela,"walaupun kita harus berkendara jauh ayo kita menyelesaikan misi ini.." lanjut Refi.
"hmm... ayo bergegas" kata semangat dari Indra.

Perjalanan ini merupakan salah satu misi yang ditugaskan kami oleh TheFlaminggo00. Kami harus meneliti rute baru. Rute ini untuk menyelamatkan warga alay El-Flafuza dan data yang sangat penting milik pemerintahan kita untuk menghindari dari serangan bebek-bebek flat yang hampir meng-copy data-data milik kita‪#‎EnggakBermaksud‬.

TheFlaminggo00 mengharapkan AgenFlaminggo untuk menemukan rute penyelamatan yang baru. Di planet ini kami berempat memulai perjalanan dari negara bagian kauman yang dekat dengan markas rahasia AgenFlaminggo. Kami semua mulai mengendap-ngendap dan berharap agar kendaraan Planet kami tidak menyerempet atau menabrak kami..‪
#‎AYOLANJUTIN‬‪ #‎CERITAANEH

H:
"tidak ada jalan lain, selain melewati medan gravitasi fluktuatif", yaitu daerah dimana gravitasi bertindak aneh. kadang bisa menjadi zero-gravity zone, kadang gravitasi berkali lipat lebih kuat. " ini daerah yang sulit dilewati, tetapi keuntungannya kita tidak terdeteksi radar musuh" tukas agen refi. "kita harus pandai bermanuvfer!" kata indra dengan semangat...‪
#lanjuut‬...

H:
about the fluctuated-gravity zone:
perjalan akan terlihat menyenangkan melewati zona ini, karena pemandangan yang indah dan terisolir. dengan batu dan gunung yang melayang-layang. tetapi sedikit angin saja dapat menggeser posisi gunung itu dengan cepat dan berpotensi menabrak. dan masalah yang lain adalah kekuatan gravitasi dapat menarik turun dan melempar kita secara tiba-tiba, semakin berat massa suatu benda, semakin parah gravitasi melempar dan menariknya.

H:
"okey, di tepi ujung daerah ini ada distrik giyanti, mungkin kita bisa menyebarkan berita tentang penyerangan alien di sana." aku berargumen.

"benar juga, kita juga bisa mengajak negeri itu bekerjasama untuk ikut menyerang alien" tambah dema.

"oke, kita mulai perjalanan ini" ujar refi. "wokeey!" jawab kita serentak.

"bersiaplah kita akan mulai bertabrakan dengan medan gravitasi, mulai hitungan mundur, 5,4,3,2,1." hitung kapten indra. duar! sekejap kapal(ngga tau ding, sebenernya pake alat transport kga sih?..) terkoyak medan gravitasi dan jatuh menuju ke bawah.

"tambah kecepatan!" teriak ku. "awas gunungnya!" teriak dema. brak! hampir saja kapal kita menabrak sebuah gunung. tiba-tiba, zuiing, kapal terangkat terbang dan berputar, dengan sigap refi menstabilkan kecepatan.

"ah! alat navigasi magnetik error!" teriak indra histeris sambil menggedor alat itu. "argghh! nanti kita bereskan!" teriak dema. medan gravitasi semakin menggila. setelah bergelut dengan medan gravitasi, terlihatlah distrik giyanti...

H:
"itu dia distrik giyanti! tapi, apa! itu armada bebek jelek itu!" kata ku. " apa! distrik itu sudah dikuasai alien!" teriak indra. sedangkan refi dan dema sedang sibuk memperbaiki alat navigasi magnetik. "ini celupin sebelah sini.. nah, beres deh" ujar refi santai. blub! blar! peeesss! sayang, alatitu gagal diperbaki oleh refi.

"kita harus segera memperbaiki alat ini, seandainya kita bisa menemukan suku cadangnya di distrik malang itu.." keluh dema.

"kita harus tunggu di sini, besok kita akan menyelundup ke kota." kata indra serius."kita harus ke desa mbrokoh, disana banyak bengkel. letaknya agak dipinggir distrik giyanti, mungkin tidak terlalu ketat dijaga oleh aloen, eh, alien" saran dema.

"okey, kita akan kesana besok" ujarku."okey, hari ini kita istirahat" saran indra...
to be continued..

I:
Setelah beristirahat cukup lama "ayo kita lanjutkan perjalan sambil mencari suku cadang" ujar Refi, 5 menit kemudian kami menemukan suku cadang dan dapat membetulkan alat transport, kami keluar dari desa mbrokoh dan menuju distrik gyanti .

I:
Dengan kecepatan penuh kami menuju distrik gyanti. Perjalanan menuju distrik gyanti harus melati hutan hidup , pohon2 bisa bergerak seperti manusia, pohon tersebut sudah terkena racun dari alien ,"oh no " dema tertangkap .

I:
"Dema" teriak refi, dengan cepat refi mengeluarkan kekuatan dasyatnya dan berhasil menyelamatkan Dema, kami melanjut kan perjalanan kami dengan hati hati, di tengah perjalanan kami menemukan sebuah pohon dengan buah yang aneh.

Apkh yg akn trjdi selanjutnya?

I:
Karena refi dan dema lapar, mereka memakan buah itu, "jangan" kata hani " buah itu adalah buah usil" ujarnya tetapi sudah terlambat dema dan refi sudah terlanjur memakannya, dema dan refi terpengaruh oleh buah itu, mereka menjadi jahil.

I:
Tapi untungnya efek dari buah hanya sebentar, refi dan dema pulih kembali, kami lanjutkan perjalanan kami dengan lebih hati2. . . . .

H:
tiba-tiba, dema mendeteksi serangan misil dari alien. kita ketahuan! lalu dengan kecepatan tinggi kita berusaha mengecoh misil alien. tetapi, misil itu terlalu canggih dan memiliki kecepatan terlalu tinggi sehingga kita harus tiba-tiba mengerem kapal kita agar misil itu tidak mengenai kita. dan taktik itu pun berhasil.

tapi tidak semudah itu, alien mengejar kita. "jumlah mereka terlalu banyak!, sembunyi!" perintah refi. "kita bawa mereka di medan grevitasi!" ideku. akhirnya kita terbang menuju medan gravitasi dan dengan lihai mengelabuhi alien-alien itu dan akhirnya mereka terpental dan tertabrak gunung.

"akhirnya kita selamat, tapi tak mungkin kita mengunjungi distrik giyanti lagi" ujar dema dengan lega dan cemas.

"sepertinya,kerajaan selomerto belum kesemuanya dikuasai alien" kata indra. "iya, sayang, alien menghancurkan saluran komunikasi antar kerajaan" sesal ku.

"kita harus melanjutkan perjalan ke pusat kerajaan selomerto dan distrik kalierang" saran refi."okey, lanjutkan perjalanan! ganbate!"...

H:
kita pun melanjutkan perjalanan dengan sembunyi-sembunyi, dan karena kendaraan kita agak "kuno" dan alien terlau canggih sehingga kendaraan kita sulit dideteksi mereka.

setelah melewati kawasan medan gravitasi, kita sampai di pusat kerajaan selomerto yang terletak di pinggir gurun pasir terluas di planet el-flafuza.

"ternyata mereka sudah tau kehadiran alien" ujar dema. "iya, para warga sudah dievakuasi dan tembok kerajaan sudah dijaga ketat" kata ku.

"kita cari bekal dan perlindungan di wilayah ini" saran indra. keesokan harinya, kita pergi ke distrik kalierang yang kabarnya memiliki data penting dan belum tahu akan penyerangan alien dalam waktu dekat ini.

tetapi, kita harus melewati gurun pasir yang panas dan menyengat.

to be continued...

R:
di tengah gurun yg panas ada sebuah meteor. Hani berkata "Hei awas ada ANGRY BIRDS".

"Dema pindahkan gaya gravitasinya"kataRefi Fauzi, dengan keras Dema Tata berusaha memindahkan titik pusat keluar angkasa, bumipun mengikuti gravitasi. sehingga semua bertubrukan dan terjadilah kiamat.

TAMAT......................................................

NB: cerita berasal dari copas langsung postingan dan komentar dari sebuah grup fesbuk dan diedit seperlunya pada spasi dan paragraf agar memudahkan saat dibaca.

Cerita ini adalah salah satu bukti perjuangan pelajar dan remaja dalam kreatifitas, keanehan yang bekembang menjadi sesuatu yang tidak aneh, dan bukti bahwa setiap orang dari setiap generasi baik yang dulu maupun yang akan datang mengalami masa alay meskipun dalam nama dan bentuk yang berbeda. Anggap saja ini warna yang memperkaya kehidupan remaja.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar