entah kenapa, makna taun baru ini terasa seperti hari-hari biasa. krena menurutku ini memang hari biasa yang ditambah sedikit dengan kembang api dan konser didi kempot. hujan juga biasa, namanya ja iklim tropis. sedangkan legeh rasane nek eling karo makalah. makalah ispo yang di jatuhkan seorang guru biologi kepada ku. huh.., tak apa lah, seperti lirik lagunya wali, '' timur ke barat, selatan ke utara,..." eh, salah ding...," hidup indah bila mencari berkah...". nha, seperti itu lah aku menyingkapinya. dibuat jadi berkah aja... apa maksude...???
ya.., agak tidak nyambung dengan awalan postingan yang tadi, mari kita membahas peningkatan jumlah laba-laba di si keboen. sepertinya hal itu terjadi karena luapan saluran irigasi di depan kediaman ku. irigasi depan rumah memang jadi habitatnya laba-laba, tapi bukan berarti hidup di air. emang di sana banyak nyamuk. setauku ada sekitar 4 tipe nyamuk dari depan rumah, ada yang ijo sukanya nempel sama eek di daun apa sama makan cairan daun aku kaga tau; coklat, suka gigit manusia di malem hari; hitam bintik-bintik putih, suka si tempat gelap dan agak aktif di siang hari, sukanya kumpul-kumpu; yang terakhir misterius, langka muncul kakinya panjang-panjang. yang paling banyak ditangkep laba-laba yang nyamuk ijo.
tapi, kemaren waktu nyamuk ijo populasinya naik secara signifikan laba-labanya biasa aja tuh, kaga nambah-nambah banget. kenapa sekarang populasi laba-laba kaki berambut-jarang (kaga tau nama aslinya, cuma sebutan ku saja) yang nggak punya jaring meningkat? apakah itu migrasi dari kebun tetangga sebelah? tapi kalau liat jumlah laba-laba pelompat warna biru item dan merah item ijo juga meningkat, tapi mereka juga penghuni tetap dan banyak juga aku lihat yang kecil-kecil. laba-laba tanah juga gitu... jadi apa yang terjadi apakah ada suatu serangga yang meningkat jumlahnya?
untuk nyamuk jumlah mereka sekarang lebih konstan. karena irigasi depan rumah jadi lebih mengalir secara lancar dan jentik-jentik nyamuk banyak yang kebawa arus. jadi musim hujan di sini tidak memberi pengaruh banyak terhadap perkembangan populasi nyamuk. mungkin, air irigasi yang meluap dan migrasi laba-laba menjadi lebih banyak terihat di si keboen. tapi, apa alasan mereka migrasi dari kebun tetangga? mungkin itu masih jadi misteri, dan mugkin akan ditemukan jawabannya.
ya.., agak tidak nyambung dengan awalan postingan yang tadi, mari kita membahas peningkatan jumlah laba-laba di si keboen. sepertinya hal itu terjadi karena luapan saluran irigasi di depan kediaman ku. irigasi depan rumah memang jadi habitatnya laba-laba, tapi bukan berarti hidup di air. emang di sana banyak nyamuk. setauku ada sekitar 4 tipe nyamuk dari depan rumah, ada yang ijo sukanya nempel sama eek di daun apa sama makan cairan daun aku kaga tau; coklat, suka gigit manusia di malem hari; hitam bintik-bintik putih, suka si tempat gelap dan agak aktif di siang hari, sukanya kumpul-kumpu; yang terakhir misterius, langka muncul kakinya panjang-panjang. yang paling banyak ditangkep laba-laba yang nyamuk ijo.
tapi, kemaren waktu nyamuk ijo populasinya naik secara signifikan laba-labanya biasa aja tuh, kaga nambah-nambah banget. kenapa sekarang populasi laba-laba kaki berambut-jarang (kaga tau nama aslinya, cuma sebutan ku saja) yang nggak punya jaring meningkat? apakah itu migrasi dari kebun tetangga sebelah? tapi kalau liat jumlah laba-laba pelompat warna biru item dan merah item ijo juga meningkat, tapi mereka juga penghuni tetap dan banyak juga aku lihat yang kecil-kecil. laba-laba tanah juga gitu... jadi apa yang terjadi apakah ada suatu serangga yang meningkat jumlahnya?
untuk nyamuk jumlah mereka sekarang lebih konstan. karena irigasi depan rumah jadi lebih mengalir secara lancar dan jentik-jentik nyamuk banyak yang kebawa arus. jadi musim hujan di sini tidak memberi pengaruh banyak terhadap perkembangan populasi nyamuk. mungkin, air irigasi yang meluap dan migrasi laba-laba menjadi lebih banyak terihat di si keboen. tapi, apa alasan mereka migrasi dari kebun tetangga? mungkin itu masih jadi misteri, dan mugkin akan ditemukan jawabannya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar